BAZNAS Kembangkan Program Zakat Community Development di Nunukan

BAZNAS Kembangkan Program Zakat Community Development di Nunukan

Kaltara, Nunukan - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengembangkan Program Zakat Community Development (ZCD) di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara secara daring pada Rabu (25/11). Program ini merupakan bagian terintegrasi dengan Program Kampung Zakat kolaborasi bersama BAZNAS, Kementerian Agama dan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Divisi Pendayagunaan BAZNAS, Randy Swandaru, Kepala Lembaga ZCD, Tatiek Kancaniati; dan Koordinator Lapangan ZCD, Abdullah Fahri. Hadir juga secara langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Nunukan H. Zahri Fadli, S.Pi., M.Pdi, Kepala Desa Sungai Limau, Camat Sebatik Tengah, Camat Sebatik Timur, Camat Sebatik Barat, Camat Sebatik Induk, Kementrian Agama Kabupaten Nunukan, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, dan perwakilan dari Kantor Urusan Agama 5 kecamatan.

Di lokasi acara, panitia menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

BAZNAS mengembangkan empat pilar pembangunan komunitas yakni ekonomi, kesehatan, pendidikan dan dakwah, sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masyarakat Desa Sungai Limau. Program ekonomi diwujudkan dalam kegiatan ternak kambing, olahan pisang, dan petani sayur.


Program kesehatan diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Bidang pendidikan melalui penguatan kapasitas guru, sedangkan bidang dakwah dengan melakukan pembinaan dan pengembangan dakwah melalui penguatan da'i.

Kepala Divisi Pendayagunaan BAZNAS, Randy Swandaru mengatakan, Nunukan merupakan suatu wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia Bagian Timur. Hal ini menjadi salah satu fokus bagi BAZNAS untuk memberdayakan masyarakatnya secara ekonomi, mengingat sarana prasarana dan aktivitas ekonomi masyarakat di Desa Sungai Limau yang masih sangat minim dan perlu perhatian lebih.

"Melalui program ini, BAZNAS berupaya mewujudkan kesejahteraan mustahik di perbatasan dengan mengajak partisipasi masyarakat Indonesia melalui zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan, " katanya.

Sebelum memulai program di Kampung Zakat ini, BAZNAS terlebih dahulu melakukan assesment. BAZNAS memiliki satu indeks yang disebut Indeks Desa Zakat yang nilainya dari 0 sampai 1. Kalau mendekati 0 artinya desa tersebut layak dibantu. Desa Sungai Limau ini memiliki Indeks 0.35 artinya memang layak kami prioritaskan" lanjutnya

Kaltara Nunukan
Saharuddin

Saharuddin

Previous Article

Karang Taruna se - Pulau Sebatik Ikuti Kegiatan...

Next Article

Kunjungi Pulau Sebatik, Pj. Gubernur Kaltara...

Related Posts

Peringkat

Profle

Andy

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 233

Postingan Tahun ini: 1589

Registered: Feb 19, 2021

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 179

Postingan Tahun ini: 1462

Registered: Sep 25, 2020

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 155

Postingan Tahun ini: 989

Registered: Sep 22, 2020

Update

Update verified

Postingan Bulan ini: 150

Postingan Tahun ini: 2488

Registered: Jul 9, 2020

Profle

Joni Hermanto

Besok Sidang MK  Dan Jika Terjadi Kembali Pelanggaran PSU Jilid II, Apakah PSU Kembali Atau Salah Satu Paslon Di Diskualifikasi Oleh MK ?
Lakalantas Jalan Beyeh Malingping, Seorang Tanpa Identitas Tewas ditempat 
Bravo...Polres Labuhanbatu Grebek Judi 12 Mesin Jackpot Di Sekitar Lingkungan Rumah Cawabup Labuhanbatu
Suami dan Dua Iparnya Lumpuh, Ngatini Warga Huta III Nagori Pematang Kerasaan Butuh Bantuan

Follow Us

Recommended Posts

Ketua DPR RI Puan Maharani Desak Pemerintah Pastikan Bantuan Sampai ke Rakyat
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani Minta Pemerintah Evaluasi PPKM
Anggota DPR RI Arwan Aras Salurkan 13 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Sulbar
Tony Rosyid: Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung
Selama PPKM Darurat, Polri Sudah Salurkan 475.420 Paket dan 2.471.217 Kg Beras ke Masyarakat Terdampak Covid-19