Tegakkan Disiplin Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Nunukan Musnahkan Barang Bukti Hasil Penggeledahan

Tegakkan Disiplin Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Nunukan Musnahkan Barang Bukti Hasil Penggeledahan
Kalapas Kelas IIB Nunukan Taufiq Hidayat (tengah) memimpin pemusnahan bab penggeledahan

Kaltara, Nunukan - Bertempat di halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB, Tanjung Harapan Kec. Nunukan Selatan Kab. Nunukan, digelar pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan terhadap warga binaan Lapas kelas IIB, Selasa (6/10/2020).

Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil penggeledahan yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Nunukan selama 3 (tiga) bulan terhitung dari bulan Juni, Juli hingga Agustus dengan berbagai jenis barang sitaan dan terbanyak merupakan barang bukti berupa Handphone.

Kalapas Kelas IIB Nunukan, Taufiq Hidayat, A.Md.I.P., S.A.P., M.A. menjelaskan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan ini merupakan bukti dan komitmen dari pihak Lapas Kelas IIB Nunukan dalam mencegah tindakan gangguan keamanan dan ketertiban serta penegakkan disiplin bagi warga binaan di dalam Lapas Kelas IIB Nunukan sekaligus penjabaran instruksi Kadiv. Pemasyarakatan Kemenkumham Kalimantan dan Instruksi Menkumham Yasonna Laoli

"Tadi kita musnahkan barang - barang hasil penggeledahan sekitar 140 item dan kebanyakan berupa handphone, alat - alat listrik, potongan besi/logam, ada juga rice kooker yang merupakan hasil penggeledahan dalam kurun waktu 3 bulan terhitung Juni, Juli dan Agustus" jelas Kalapas Taufiq Hidayat.

"Kita melakukan penggeledahan secara rutin setiap minggu, dan yang insidentil sewaktu - waktu kita lakukan jika ada informasi bahwa diruangan atau kamar yang ditempati warga binaan ada benda - benda yang kita anggap membahayakan langsung petugas kita akan melakukan penggeledahan" tambah Taufiq

Terkait dengan over kapasitas yang dialami Lapas Kelas IIB Nunukan, Taufiq Hidayat lebih lanjut menjelaskan bahwa yang sudah inkhracht atau yang sudah berkekuatan hukum tetap oleh pengadilan memang harus tetap di terima oleh Lapas Kelas IIB Nunukan mengingat di Nunukan ini juga belum ada Rumah Tahanan Negara atau Rutan.

"Kita berusaha mengatur meskipun sudah over kapasitas, mungkin kedepan kita akan mengajukan penambahan baik berupa penambahan tempat tidur, ataupun kamar hunian berupa penambahan kapasitas daya tampung Lapas Kelas IIB Nunukan, sekaligus program - program asimilasi, PB (Pembebasan Bersyarat) dan CB (Cuti Bersyarat), untuk mengurangi over kapasitas meskipun jumlahnya tidak banyak" paparnya

Untuk masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Kalapas Kelas IIB Nunukan Taufiq Hidayat menambahkan bahwa semua warga binaan di cek kesehatannya, jika ditemukan gejala - gejala yang mengarah kepada Covid-19, petugas lapas akan segera membawa berobat ke pusat layanan kesehatan baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit jika di Lapas tidak bisa ditangani, kemudian warga binaan yang baru masuk harus dilengkapi hasil tes Rapid, dan untuk warga binaan Lapas Kelas IIB Nunukan sendiri kita adakan kegiatan berolah raga, serta berjemur di bawah matahari guna meningkatkan daya imun tubuh agar terhindar dari Covid-19, ungkap Taufiq mengakhiri.

(Saharuddin)

Kaltara Nunukan
Saharuddin

Saharuddin

Previous Article

Makna Nomor Urut 2 Bagi Pasangan DAMAI

Next Article

Tolak UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 332

Postingan Tahun ini: 927

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 244

Postingan Tahun ini: 2162

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 239

Postingan Tahun ini: 2133

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 191

Postingan Tahun ini: 415

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Tinjau Vaksinasi Massal Akabri 96, Kapolri: Terus Bekerja Keras Tanggulangi Covid-19
Dr. Pratama Persadha: Thanos Serang Sejumlah Kementerian dan Lembaga Negara
12 Tahun Tidak Ada Kepastian, Warga Perumahan Griya Tepian Pantai Indah Lestari Akan Mengadu Ke Ombudsman RI
Ditanya Soal Suksesi Politik, Anies Basweda: 'Ora Kolu'
Tony Rosyid: Berebut Panglima TNI